Selasa, 05 Februari 2013



IKAPS (IKATAN KELUARGA ALUMNI PELAJAR SUNGAI LIMAU) BANTU BEASISWA ANAK SEKOLAH YANG BERPRESTASI
Ikatan keluarga alumni pelajar sungai limau yang bermarkas di Jakarta di bawah kepemimpinan Bukhari, mereka menyalurkan bantuan dana bagi siswa-siswi, SMP, SMA, MAN dan MTS yang berada dilingkungan kecamatana sungai limau.
Bantuan dana itu diberikan kepada siswa-siswi yang mendapatkan juara umum 1,2 dan 3. Menurut bkhari selaku ketua umum menyatakan (via Handpone) kepada Bapak Wali Nagari Kuranji Hilir.
Bantuan itu bertujuan untuk memberikan motivasi kepada siwa-siswi yang berprestasi sehingga kedepan nantinya siswa-siswi yang berasal dari kecamatan Sungai Limau tersebutdapat menjulang suatu keberhasilan ditingkat sekolah yang lebih tinggi nantinya.
Bantuan dana yang diberikan  tersebut berjumlah Rp.600.000 untuk juara 1. Rp. 500.000 untuk juara 2. Rp. 400.000 untuk juara 3
Bantuan tersebut langsung diberikan melalui tokoh-tokoh pemuda dan Wali Nagari kesekolah yang masing-masing telah diagendakan



Sebelumnya IKAPS telah memberkan satu trobosan yaitu memberkan sumbangan honor guru mengaji setiap bulan dibeberapa surau dan mushola yang ada dikecamatan sungai limau
Wali Nagari Kuranji Hilir Bp. Firdaus Khatab yang diminta pendapatnya untuk memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap alumni pelajar sungai limau yang berada di rantau.



 



 
 
Humas Nagari

Rabu, 24 Oktober 2012

INSYA ALLAH JEMBATAN GANTUANG TAHUN 2013 TERWUJUD DI KORONG LAMPANJANG

Untuk membuka daerah yang terisolisir dikorong Lampanjang Nagari kuranji hilir mendapat bantuan dari pemerintah sebuah jembatan gantung untuk korong Lampanjang yang menghubungjan dusun Batang Sariak dengan Dusun Dadok Putiah, sehingga nantinya dapat memudahkan masyarakat Dadok Putiah dalam hal tranpostasinya, tidak perlu menyebrang sungai apalagi saat hujan besar yang dimana air sungai meluap.
 jembatan gantung ini kita dapatkan dari bantuan Mentri Negara Daerah Tertinggal Melalui Lembaga KPPD (Kader Penggerak Pembangun Desa)
kita berharap dengan adanya jembatan gantung ini masyarakat bisa terbantu juga menambah pertumbuhan ekonomi daerah setempat.

Wali Nagari Kuranji Hilir "FIRDAUS KHATAB" berharap agar jembatan ini dapat diperguanakan dengan sebaik-baiknya" tutur Wali.











HUMAS NAGARI
25 Oktober 2012

TPA NURUL IKHLAS KORONG LAMPANJANG BERJALAN DENGAN SUKSES

Kuranji Hilir Oktober 2012

Berkat usaha keras para perantau Korong Lampanjang Nagari Kuranji Hilir yang dimotori oleh Doni dan Mansyur telah berhasil mendirikan sebuah TPA/TPSA sarana tempat mengaji bagi anak-anak masyarakat Lampanjang yang sangat membanggakan. Tidak saja TPA/TPSA yang mereka dirikan melainkan juga sebuah Mushalla yang megah berhasil mereka dirikan.

menurut doni kepada tim Humas Nagari mengatakan " Alhamdulillah berkat kerja sama kami diperantauan yang tanpa kenal lelah, berhsail mewujudkan keinginan masyarakat kampung untuk dapat menyediakan sarana anak-anak untuk mengaji"
"sehingga nantinya kedepan kami berharap kepada para dunsanak kami yang dimana kemenakan kami dikampung tidak ada yang buta huruf Al-Qur`an, untuk itu kami memghimbau kepada dunsanak-dunsanak kami yang berada banyak dirantau urang dimanapun berada agar kita dapat bahu membahu untuk kelancaran sehingga TPA/TPSA yang didirikan ini dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada hambatan" ,kata doni. No Rek TPA/TPSa kito BRI Rek. 5496.01.02559.53.8
pada kesempatan yang sama Wali Nagari kita sewaktu berkunjung kelokasi mengatakan '' dengan adanya kerja keras para perantau dalam mendirikan TPA/TPSA perlu di acungkan jempol, kita juga berharap para perantau korong-korong yang lalu dapat mencontoh perantau korong Lampanjang. dan yang sangat terpenting masyarakat kampuang tolong menjaga dengan baik aset yang berharga ini" kata Wali Nagari (FIRDAUS KHATAB)



HUMAS NAGARI
25 Oktober 2012

Senin, 24 September 2012

Sholawat dan khatam al-quran bagi pengaten dikembangkan di Nagari kuranji hilir.



Menjadi seorang penganten bagi laki-laki atau perempuan yang sudah dewasa merupakan suatu sunah nabi apalag bagi orang islam.
Penganten disebut juga raja sehari pernikahan disebut juga kegiatan sacral yang sangat perlu dibekali dengan cara-cara islam.
Untuk itu di Nagari Kuranji Hilir sedang dikembangkan bagi penganten perempuan sesudah nikah lalu diarak dengan sholawat., Dan setelah itu ditutup dengan khatam al-quran.
Menurut Wali nagari Kuranji Hilir Firdaus Khatab Mengatakan kepada Humas Nagari, `` Bahwa dengan adanya pembekalan sholawat dan khatam al-quran bagi penganten , kita telah mencoba secara perlahan-lahan membekalinya dengan iman dan akhlak. Dan kta berharap nantinya keturunan dari mereka menjadi generasi yang baik dan berguna bagi bangsa terutama untuk Nagari”.

Humas Nagari

"Tari piriang, tari tradisional khas rang piaman''



Berbekal dua buah piring diringi dengan musik tak tuna gadumbak, dua orang penari meliuk-liuk sambil mengayun-ayunkan piring ditangannya.
Alunan suara dari tukang dendang mengiri penari yang menarik adalah para penari orang-orang dewasa. Menurut Wali Nagari Kuranji Hilir Firdaus Khatab kepada Humas Nagari mengatakan, `` tari piriang tradisional ini sangat langka sekali dan itu perlu dilestarikan karena tari piriang ini adalah tari tradisional khas urang piaman yang sekarang dinagari sudah berkembang dengan sangat baik, sehingga banyak masyrakat yang merayakan pesta pernikahan (Baralek) menggunakan kesenian ini.”
Saya sebagai Pemerintah Ngari akan mengusulkan kepada pihak Pemerintah Daerah melalui Dinas Parawisata dan olah raga untuk menjadikan tari piring menjadi ikon daerah dibidang kesenian. Semakin banyak kita menggali potensi daerah, semakin kaya khas minang kabau. 

Humas Nagari.

Minggu, 02 September 2012

DUSUN LAKUAK BAMBAN KORONG LOHONG ADAKAN ACARA HALAL BIHALAL


Kuranji Hilir kamis 23-08-2012
Dalam rangka mempererat tali silaturahmi antara masyarakat lakuak bamban yang berada dirantau dengan dikampung, generasi muda lakuak bamban Korong lohong yang dimotori oleh Wali Korong (Janar Beyn) acara halal bihalal.
Malam itu acara dibuka dengan penampilan-penampilan manis dari anak-anak TPA Surau Nurul Iman yang didirikan 2 bulan yang lalu
Menurut wali Korong dalam sambutannya mengatakan TPA itu kami dirikan karena kepedulian kami terhadap anak-anak bangsa sebagai generasi penerus apalagi guru yang mengajar idak kami gaji (Honor Sukarela).
Tidak itu saja berdasarkan kerja sama kami masyarakat kampung telah berhasil mendirikan POS RONDA. Kedepan kami juga akan batang air (Sungai) tempat parawisata (Objek Wisata) dengan pemandangan yang indah dan ikan larangannya yang banyak.
Untuk itu kata wali Korong kepedulian masyarakat perantau terhadap kampung halaman sangat kami harapkan. “JAN LAH SEPERTI URANG MERANTAU CINO, ATAU BATU JATUAH KA LUBUAK``
Pak Wali Nagari Kuranji Hilir (Firdaus Khatab) dalam pesan-pesannya pada malam itu juga sangat berharap kepada seluruh perantau, “tidak saja perantau Lakuak Bamban tetapi seluruh perantau Nagari Kuranji Hilir agar perduli terhadap kampuang halaman yang Ta Cinto Ko Mari kito bahu-membahu membangun kampuang, baik secara mental maupun fisik. Kalau indak dari awak sia lai``
Dalam acara Halal Bihalal tersebut dilangsungkan lelang singgang ayam dan kue. Pada akhirnya terkumpul dana berupa uang sejumlah Rp. 7.500.000.-

(HUMAS NAGARI)

Rabu, 29 Agustus 2012

SAMBUT HARI RAYA IDUL FITRI 1433 H 2012 M, PEMERINTAH NAGARI KURANJI HILIR ADAKAN PAWAI TAKBIRAN BAPUSUANG





Rabu 22 agustus 2012
Menyambut hari kemenangan setelah melaksanakan puasa selama 1 bulan merupakan hari yang fitrah bagi umat islam diseluruh Indonesia termasuk di Nagari Kuranji Hilir.
Untuk itu pemerintah Nagari bersama masyarakat serta anak-anak dari Ikatan Mahasiswa Sungai Limau adakan pawai takbiran sambil membawa pusuang (Obor).
Dipandu oleh ustad-ustad muda dan anak-anak Nagari secara berkeliling kampung, mulai dari orang dewasa sampai anak-anak. Bersama-sama melantunkan takbir dan tauhid sambil mengagungkan asma ALLAH dengan membawa pusuang (Obor) dengan sangat begitu meriah sekali.
Menurut Bapak Wali Nagari Firdaus Khatab kegiatan semarak takbiran seperti ini akan terus dilestarikan sehingga kita dapat mengenang kembali cara-cara urang-urang tuo kita dahulu dalam melaksanakan takbiran.
Dalam hakikatnya takbiran dengan memakai pusuang ini melambangkan cahaya merebak ke Sungai Limau antara Nagari yang diusung oleh para Generasi penerus kita (Kata pak pak wali kita mengakhirinya).



                                                                                                                                  (HUMAS NAGARI)